Monday, February 26, 2018

WoW, Pengemis Mengantongi Uang Puluhan Juta, Ini Alasannya Mereka Betah Menjadi Pengemis !

Beberapa alasan ini menjadi jawaban kenapa banyak pengemis abal-abal yang nggak kapok mengemis!


Beberapa waktu yang lalu warganet Facebook dikejutkan dengan unggahan seorang pengguna Facebook bernama Budhy Pardiana yang mengunggah video serta foto seorang pengemis yang mengantongi uang sebesar 45 juta dan emas seberat 100 gram.




Sontak unggahan tersebut viral dan telah dibagikan sebanyak 7.686 kali.

Lalu yang menjadi pertanyaan pertama adalah, kenapa sih para pengemis abal-abal ini tidak kapok mengemis di kota-kota besar, seperti di DKI Jakarta?
Berikut ulasannya,


1. Karena pusat keuangan ada di kota


Kalau soal ini sudah bukan rahasia umum lagi, penulis pikir kalian semua pasti sepaham sama penulis, kehidupan kota yang begitu maju tentu berbanding lurus dengan tingkat ekonomi warganya. Oleh sebab itu hal-hal seperti inilah yang tertanam dipikiran orang-orang di luar sana kalau bekerja di perkotaan itu enak, apalagi menjadi pengemis, tinggal duduk manis, pundi-pundi Rupiah pun mengalir.


2. Karena orang kota mudah dibodohi


Yap! Benar, orang kota memang mudah sekali dibodohi!

Hal inilah yang membuat orang luar daerah lebih memilih menjadi pengemis daripada mencari pekerjaan, adalah karena mayoritas orang perkotaan itu bodohnya nggak ketulungan.

Saking akutnya kebodohan mereka, sampai mudah sekali dipancing dengan hal-hal yang dapat menarik simpati, salah satu contohnya seorang anak kecil yang sengaja dieksploitasi orangtuanya menjadi mesin duit. Tanpa pikir panjang orang kota pasti akan iba dan memberikan sedekah.

Nah, hal-hal inilah yang menjadi alasan kenapa banyak orang luar daerah berbondong-bondong pergi ke kota ya karena ingin mendapatkan penghasilan instan


3. Karena ada prinsip, diusir ya balik lagi



Faktor lain juga bisa dari pemerintahnya sendiri, emang sih pemerintah melalui satpol PP sudah bekerja ekstra untuk membersihkan perkotaan dari pengemis abal-abal (purge homeless). Tapi pembersihan ini sifatnya cuma sementara doang. Biasanya dilakukan saat mau ada kunjungan kenegaraan.

Nah, kalau suasananya sudah kondusif nih, para pengemis abal-abal yang sudah dipulangkan ke daerah masing-masing pasti akan kembali lagi ke kota buat mengemis.

Nah dari sini pemerintah seakan masih 'lunak' dan belum ada penangkal permanen terhadap sindikat pengemis abal-abal seperti ini. Seakan sudah menjadi hal biasa gitu, ah kalau ketangkep paling ntar dipulangin doang...


4. Karena sudah dasarnya bermental 'pemalas'


Emang sudah dasarnya kalau pengemis abal-abal ini bermental pemalas, mereka lebih rela kepanasan dan kehujangan cuma buat menarik iba masyarakat. 

Ditambah lagi modus pengemis jaman now kian canggih, bayangkan saja, cukup berpura-pura cacat/sakit/lemas dengan muka memelas dan tangan menjulur, dengan mudahnya anda mendapatkan pundi-pundi Rupiah SumoQQ

Sudah ditangkap dan dipulangkan, tapi kok masih betah mengemis?

Bandar Poker Terbaik Usut punya usut, pendapaat seorang pengemis ternyata sungguh mengiurkan. Makanya jangan heran kalau banyak orang dari mantan pengemis hingga calon pengemis baru yang rela ke kota-kota besar demi belas kasih dari sesama.

Menurut informasi dari Dinas Sosial Jakarta Selatan, dalam sehari pengemis dapat mengantongi penghasilan sekitar Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta, wow!!!
berniat ? bisa di coba teman - teman, asal jangan kaya foto diatas di permalukan begitu hehehe :V


Share:

0 comments:

Post a Comment